Batik Cirebon

27 Desember 2012, Comments: 0

 

Sebagian besar di setiap wilayah Jawa memiliki kekayaan budaya batik yang khusus. Ada daerah-daerah yang lebih menonjol seperti Pekalongan, Yogya, Solo,dan lainnya. Selai itu, kekayaan seni batik daerah Cirebon juga tidak kalah dibanding kota-kota lainnya.

Berdasarkan sejarah masa lalu, di cirebon terdapat pelabuhan yang ramai dikunjungi berbagai pendatang baik dari domestik maupun turis asing. Salah satu pengunjung yang cukup memberikan pengaruh cukup besar adalah pengunjung yang berasal dari Cina yang membawa kepercayaan dan seni dari negerinya tersebut.

Dalam buku Sejarah telah diterangkan bahwasanya Sunan Gunung Jati yang mengembangkan dan mengajaran Islam di daerah Cirebon menikahi Ong TIe yang merupakan seorang putri keturunan Cina. Wanita ini sangat tertarik pada seni, terkhusus pada keramik. Motif pada keramik yang dibawa dari cina tersebut dapat mempengaruhi motif-motif batik hingga terbentuk perpaduan atau kolaborasi antara kebudayaan Cirebon dengan Cina.

Salah satu motif paling terkenal dari daerah Cirebon adalah batik Mega Mendung atau Awan-awanan. Jenis ini dapat dilihat baik dalam bentuk maupun warnanya bergaya kental dengan sentuhan budaya cina.

Motif mega mendung ini mempunyai arti sebagai lambang pembawa hujan yang di nanti-natikan sebagai pembawa kesuburan bagi semua dan pemberi kehidupan pada semua. Motif ini didominasi dengan warna biru, mulai biru muda hingga biru tua pastinya. Warna biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan, pemberi penghidupan, sedangkan warna biru muda melambangkan semakin cerahnya kehidupan.

-kriyalea

uLuL

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *