Batik Terpanjang Pecahkan Rekor Muri

4 Januari 2013, Comments: 0

PT Pelabuhan Indonesia IV membuat gebrakan dengan menggelar batik terpanjang di Indonesia yang ukurannya mencapai 3.050 meter atau tiga kilometer sehingga memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kekayaan budaya Indonesia dengan menggelar batik terpanjang di Indonesia, bahkan di dunia,” ujar Direktur Utama PT Pelindo IV Harry Sutanto di Makassar.

Dalam pemecahan rekor Muri itu, PT Pelindo membentangkan 3.050 meter kain batik di sepanjang Jalan NusantaraMakassar, dengan mengambil garis awal atau starting point di Kantor Pelindo IV dan disaksikan oleh semua pemangku kepentingan baik dari instansi pemerintahan maupun para mitra kerja dan pengguna jasa Pelindo IV.

Para pemangku kepentingan ini sengaja diundang untuk memeriahkan acara tersebut. Selain itu, pembentangan ini juga mengikutsertakan pegawai Pelindo IV beserta keluarganya yang akan berpartisipasi memegang kain batik tersebut hingga sepanjang 3.050 meter.

Diungkapkannya, motif batik yang terdapat pada batik printing terpanjang itu merupakan hasil rancangan khusus, di mana motifnya mewakili ciri khas motif batik dari wilayah Indonesia timur yang merupakan wilayah operasional Pelindo IV.

Adapun motif batik yang dibentangkan dan menjadi pusat perhatian dari pengguna jalan serta warga setempat itu meliputi motif batik dari Kalimantan Timur atau suku DayakSulawesiMaluku, dan Papua.

pengertian Batik :

Batik adalah mahakarya seni tertinggi Indonesia yang telah diakui sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh organisasi dunia UNESCO. Maka dari itu, kami ingin melestarikan budaya Indonesia tidak di Indonesia, tetapi di dunia”.

Hary menambahkan, batik yang dibentangkan ini akan menjadi milik PT Pelindo IV dan dipakai semua karyawan Pelindo IV yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, menurut Direktur Personalia dan Umum Pelindo IV Pasoran Herman Harianja, kegiatan ini sebagai bagian dari mempertahankan kebudayaan milik bangsa sekaligus dalam Visit South Sulawesi 2012.

Kegiatan ini juga sebagai dukungan untuk menghadirkan lebih banyak turis mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke Sulawesi Selatan dalam mendukung program pemerintah.

-ATN Kompas
Rizky

Comments are closed.