Batik Pekalongan Bidik Mataram Batik Cirebon

28 April 2013, Comments: 0

batik Cirebon-Batik Pekalongan Bidik Mataram Batik Cirebon.Kota Pekalongan dikenal dengan penghasil batik kenamaan. Wakil Wali Kota Pekalongan H Ahmad Alf Arsad Junaidi bersama beberapa produsen batik datang ke Kota Mataram. Mereka disambut Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana bersama Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Wartan, kemarin.

batik-cirebon-Batik-trusmi-cirebon-batik-indonesia-murah

 

 

 

 

 

 

 

batik Cirebon Pada kesempatan tersebut Wawali Pekalongan H Ahmad Alf Arsad Djunaidi mengatakan, geliat bisnis batik di pekalongan berkembang begitu pesat. Kedatangannya bersama pengusaha batik ingin melihat prospek penjualan batik di Kota Mataram.”Di sini (Kota Mataram, Red) juga menjadi sasaran penjualan,” katanya, Jumat (1/3) batik Cirebon.

Ditambahkan, misi dagang dari Kota Pekalongan, dirangkai dengan pameran yang digelar di Mataram Mal. Kota di jalur pantau utara Pulau Jawa itu, 70 persen penduduknya memiliki usaha kecil membuat batik.”batik dipasarkan secara nasional dan internasional,” sambungnya batik Cirebon.

batik Cirebon Wawali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyambut baik, masuknya batik asal Kota Pekalongan di Kota Mataram. Pemasaran batik Pekalongan, bisa menjadi referensi bagi ibukota NTB ini.

“Kami juga memiliki batik yang sedang dikembangkan yaitu batik Sasambo dan batik Mentaram,” katanya.

Wawali membuka ruang untuk masuknya produk dari luar ke Kota Mataram. Perkembangan ekonomi semakin bagus. Membuka ruang bagi masyarakat dalam membeli kebutuhan.”Bisa masuk di mal atau pertokoan,” imbuhnya.

batik Cirebon Kadiskoperindag Kota Mataram Wartan, mengungkapkan, masuknya batik Pekalongan nanti akan langsung dilakukan para pengusaha Kota Pekalongan. Penjualan batik, hanya soal peluang saja. “Terbuka saja kalau memang mau masuk,” katanya batik Cirebon.

Ditambahkan, masuknya batik Kota Pekalongan bisa membuat pengusaha batik dari kota bermotto maju, religius, dan berbudaya belajar soal desain dan mutu batik. “Di Kota Mataram ini sedang belajar membatik,” tambahnya.

 

Sumber: Plaza

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *