Tangkal Human Trafficking Lewat Kerajinan Batik Cirebon

12 Mei 2013, Comments: 0

batik-cirebon-pameran-batik-di-gi

 

 

 

 

 

 

batik cirebon– Tangkal Human Trafficking Lewat Kerajinan Batik Cirebon.Kota Surabaya yang terkenal sebagai kota terbesar kedua Se-Indonesia ternyata memiliki sisi lain dari kehidupannya yang modern.

Dalam kota yang modern ini, masih terdapat sebuah daerah dengan ekonomi lemah dan tingkat pendidikan yang rendah. Sekalipun daerah ini memiliki kelemahan dalam hal ekonomi dan pendidikan, namun para wanita di daerah ini memiliki potensi yang mumpuni dalam hal batik celup dan kerajinan manik – manik.

batik cirebon Melihat hal ini, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan Universitas Kristen Petra (UK Petra) bekerja sama untuk membantu masyarakat daerah Banjar Sugihan untuk memasarkan produknya, sehingga masyarakat Banjar Sugihan dapat meningkatkan perekonomiannya dan kesadaran akan bahaya human trafficking yang mengancam mereka.

Mengusung tema “Nyambut gawe? Wedok yo iso!”, KPI dan UK Petra mengadakan seminar dan pelatihan di daerah Banjar Sugihan pada hari Sabtu (11/05/2013) ini.

Seminar akan disampaikan oleh pembicara dari KPI yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Banjar Sugihan akan bahaya human trafficking.

Sosialisasi mengenai bahaya human trafficking ini tidak hanya ditujukan bagi kaum wanita yang rawan menjadi korban, namun juga bagi para pria yang sering kali menjadi pelaku kekerasan. Kesadaran haruslah dimiliki baik oleh wanita maupun pria agar mereka dapat bekerja sama untuk meminimalisir jumlah kasus human trafficking.

batik cirebon Salah satu faktor utrama yang membuat seseorang rentan terjebak ke dalam jeratan human trafficking adalah faktor ekonomi. Kondisi ekonomi yang rendah dan tingkat pendidikan yang rendah membuat masyarakat Banjar Sugihan menjadi target sasaran empuk bagi para pelaku human trafficking.

batik cirebon Oleh karena itu, masyarakat Banjar Sugihan akan diajari mengenai aneka kreasi kerajinan yang dapat dibuat dari batik celup dan manik – manik.

Informasi ini diberikan agar masyarakat Banjar Sugihan dapat lebih mengembangkan produk mereka sehingga produk mereka dapat menjawab kebutuhan publik yang lebih luas batik cirebon.

Di samping itu, masyarakat Banjar Sugihan akan diberikan pelatihan menggunakan social media. Ini adalah keinginan dari masyarakat Banjar Sugihan agar mereka dapat memperluas pemasaran produk mereka.

batik cirebon Acara ini akan mengundang 40 warga Banjar Sugihan. KPI dan UK Petra mengharapkan agar seminar dan pelatihan ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Banjar Sugihan untuk terus berinovasi sehingga kondisi ekonomi tidak lagi menjadi suatu masalah utama yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam kasus human trafficking

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *