Batik Betawi Janjikan Keuntungan Batik Cirebon

14 Juni 2013, Comments: 0

batik-cirebon-murah-tulisBatik Cirebon-Batik Betawi Janjikan Keuntungan Batik Cirebon.Merasa kesulitan menemukan batik khas Betawi di Jakarta, Erna merasa terpanggil untuk melestarikan batik tersebut dengan memproduksi batik Betawi sendiri. Erna resmi membuka usaha batik Betawi pada akhir tahun 2010 lalu. Menurutnya, saat ia mendirikan usaha tersebut, masih sedikit pengusaha yang mau fokus di pembuatan batik Betawi Batik Cirebon.

Untuk itu, ia tidak ragu untuk merogoh kocek dalam-dalam agar bisa mendirikan usaha ini. Jumlah modal awal sebesar Rp 50 juta tersebut digunakan untuk membeli berbagai peralatan dan bahan baku. “Saya benar-benar memulai usaha ini dari nol,” paparnya. Usahanya diberi nama Seraci batik Betawi yang diambil dari nama keponakannya yang jago menggambar. “Selain itu, nama Seraci unik banget,” lanjutnya.

Batik Cirebon Erna mengaku belajar mencanting selama 6 tahun saat ia menimba ilmu di Semarang. Untuk mengisi waktunya sepulang sekolah dengan kegiatan yang positif, Erna belajar mencanting kepada sang tante yang memang memiliki usaha pembuatan batik.

“Buat saya, mencanting itu kegiatan yang mengasyikkan,” kata wanita kelahiran Marunda, Bekasi ini. Lama kelamaan, Erna pun semakin mencintai dunia batik.

Berbekal ilmu mencanting yang diperolehnya selama belajar kepada sang tante, Erna berhasil menyabet juara pertama lomba mencanting se-Jawa Tengah. Ilmu tersebut ia tuangkan dalam bentuk pelatihan yang diselenggarakan di tempat tinggalnya di Marunda.

Lambat laun, makin banyak warga yang berminat dan selanjutnya menjadi pengrajin di bawah asuhan Erna.” Waktu yang dibutuhkan untuk bisa mencanting ialah hanya 2 minggu kok, tidak lama,” kata Erna.

Dengan menggunakan batik Betawi sebagai bahan baku utamanya, Erna membuat berbagai produk, yaitu kain batik Betawi, tas, sepatu, pakaian, dan aksesori. Erna menjual kain batik Betawi mulai dari harga Rp 80 ribu sampai Rp 6 juta per buah.

“Untuk ukurannya ada dua pilihan, yaitu 200 cm x 115 cm dan 300 cm x 115 cm,” kata wanita berambut panjang ini. Erna menambahkan, adanya variasi harga kain batik Betawi ini tergantung dari motif, jenis kain yang digunakan sebagai bahan dasar, dan jumlah warna pada kain.

Sedangkan untuk sepatu, paling murah dibanderol Rp 250 ribu/pasang. Sementara itu, tas dijual mulai dari Rp 300 ribu-an/pcs. Untuk produk berupa sepatu dan tas, Erna mengombinasikan batik Betawi dengan kulit Batik Cirebon.

Batik Betawi memiliki berbagai motif, di antaranya ondel-ondel, si Pitung, tugu Monas, dan Abang-None yang memang sudah menjadi trademark kota Jakarta. Selain itu, ada juga motif ngangon kebo, lumbung padi, demenan, nandur padi, ngluku, kromong, nyebar padi, lumbung padi, ngibling, sandal bakiak, nyero, baritan, njala ikan, pucuk rebung, lumpang (alu), main lurus, Maruna, nyabut padi, demprak, dan lain-lain.

Untuk motif-motif ini supaya benar-benar mewakili Jakarta, Erna mempelajari sejarah Jakarta terdahulu. “Jadi saya lebih mengembangkan dari sejarah-sejarah Jakarta, tanpa menghilangkan ‘Jakarta’nya,” kata wanita yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah mode Susan Budiharjo ini. Dari hasil mengeksplorasi sejarah Jakarta, Erna sudah membuat 200-300 motif dan yang paling banyak diminati ialah kain batik bermotif ondel-ondel Batik Cirebon.

Terdapat dua jenis batik Betawi yang diproduksi Erna, yaitu batik tulis dan batik cap. Dari kedua jenis batik tersebut, Erna lebih banyak memproduksi batik cap, karena waktu pengerjaan yang lebih singkat dan proses pengerjaan yang lebih mudah. “Karena sudah ada alatnya, jadi bisa lebih cepat dan singkat,” papar Erna. Dalam satu bulan, Erna bisa membuat 200 pcs batik cap.

Sebaliknya, proses produksi batik tulis membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pengerjaannya. Untuk pembuatan satu pcs batik tulis Betawi memakan waktu paling cepat 2 minggu dan paling lama 4 minggu. Proses yang lama disebabkan karena pengerjaan dilakukan secara handmade dan harus telaten Batik Cirebon.

“Kalau tidak telaten dan tidak sabar, pengerjaan batik akan semakin lama,” kata Erna. Setiap bulannya, ia memproduksi 5 pcs batik tulis. “Batik tulis ini harganya lebih mahal dibandingkan batik cap, dan limited edition loh,” lanjutnya berpromosi. Ia menambahkan, untuk kain batik Betawi ini, motifnya bisa disesuaikan dengan permintaan customer.

Perawatan batik: khusus, apa lagi batik tulis dan batik cap. Ga blh dicuci dgn deterjen, hrs sampo bayi dan lera (khusus pencuci batik). Kalau bisa jgn pakai mesin cuci jg, pake tangan aja nyucinya. Jgn dijemur di matahari langsung, nanti kusam warnanya.

Erna mengungkapkan, peak season batik Betawi biasanya jatuh pada saat menjelang Lebaran Betawi yang dirayakan sekitar 3 minggu setelah Idul Fitri. Selain itu, batik khas Betawi ini juga diborong saat acara Pekan Raya Jakarta yang diadakan setiap tahun untuk memperingati ulang tahun Jakarta Batik Cirebon.

“Adanya peraturan dari Jokowi yang mengharuskan para pegawai kantor di Jakarta mengenakan pakaian khas Jakarta, juga turut meningkatkan penjualan batik Betawi,” papar wanita kelahiran 9 April 1989 ini.

Selain memproduksi batik khas Betawi, Seraci Batik Betawi juga membuka program pelatihan batik untuk memberikan kesempatan kepada siapa saja yang akan memperdalam pengetahuan tentang batik, baik secara teori maupun dalam bentuk praktek langsung.

Dalam proses produksi, Erna dibantu oleh 15 orang karyawan yang mayoritas perempuan. Para karyawannya merupakan warga Betawi yang tinggal di sekitar workshop yang berlokasi di Marunda. Erna turun tangan langsung untuk mengajari para karyawannya mengerjakan proses produksi, khususnya mencanting. Biasanya, lama training berkisar 2-4 minggu Batik Cirebon.

“Semua karyawan saya orang Betawi asli, kenapa? Karena produk saya kan batik Betawi, jadi yang bikin juga harus orang Betawi,” kata Erna. Para karyawannya diberi upah sesuai jumlah kain yang berhasil dikerjakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *