Di Cirebon, Permintaan Batik Cap Meningkat Batik Cirebon

10 Juni 2013, Comments: 0

batik-cirebon-batik-terpanjang-di-indonesia

 

 

 

 

 

 

batik cirebon-Di Cirebon, Permintaan Batik Cap Meningkat Batik Cirebon.Para perajin batik tradisional di daerah Pantura Kabupaten Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat, mengaku menjelang penerimaan siswa baru pesanan batik cap meningkat.

Kartono, perajin batik di Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kepada wartawan di Cirebon, Kamis (16/5), mengatakan, setiap tahun menjelang penerimaan siswa baru, pesanan berbagai jenis seragam batik meningkat, sehingga menggairahkan usaha batik tersebut. Menurut dia, diwajibkannya seluruh siswa mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Umum untuk mengenakan pakaian batik, produksi batik cap semakin meningkat dibandingkan sebelumnya, harapannya bisa dipertahankan. “Menggunakan pakai batik mulai dari usia dini, harapan perajin batik tersebut mampu bertahan, meski harus bersaing dengan kain lainnya,” katanya Batik Cirebon.

batik cirebon Sementara itu Kuswanto, perajin batik lain di Kabupaten Indramayu menuturkan, permintaan batik cap sejak diterapkannya peraturan siswa mengenakan seragam batik tersebut, pesanan semakin menggairahkan. Pesanan motif untuk seragam yang cukup diminati sekolah, kata dia, motif batik perpaduan tradisional dan masa kini, untuk daerah Cirebon dan Indramayu bahan katun lembut sangat cocok karena udaranya panas.

Muhamad,seorang guru di Cirebon menuturkan, busana batik yang digunakan siswa mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Umum cukup positif, harapannya mereka tetap mencintai hasil karya dan budaya lokal Batik Cirebon.

batik cirebon Kartono, perajin batik di Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kepada wartawan di Cirebon, Kamis (16/5), mengatakan, setiap tahun menjelang penerimaan siswa baru, pesanan berbagai jenis seragam batik meningkat, sehingga menggairahkan usaha batik tersebut. Menurut dia, diwajibkannya seluruh siswa mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Umum untuk mengenakan pakaian batik, produksi batik cap semakin meningkat dibandingkan sebelumnya, harapannya bisa dipertahankan. “Menggunakan pakai batik mulai dari usia dini, harapan perajin batik tersebut mampu bertahan, meski harus bersaing dengan kain lainnya,” katanya.

Sementara itu Kuswanto, perajin batik lain di Kabupaten Indramayu menuturkan, permintaan batik cap sejak diterapkannya peraturan siswa mengenakan seragam batik tersebut, pesanan semakin menggairahkan. Pesanan motif untuk seragam yang cukup diminati sekolah, kata dia, motif batik perpaduan tradisional dan masa kini, untuk daerah Cirebon dan Indramayu bahan katun lembut sangat cocok karena udaranya panas.

Muhamad,seorang guru di Cirebon menuturkan, busana batik yang digunakan siswa mulai dari Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Umum cukup positif, harapannya mereka tetap mencintai hasil karya dan budaya lokal Batik Cirebon.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *