Dua pebulutangkis Denmark bangga kenakan Batik Cirebon

30 Juni 2013, Comments: 0

pemain bulu tangkis denmark bangga kenakan batik cirebonBatik Cirebon-Dua pebulutangkis Denmark bangga kenakan Batik Cirebon.Batik adalah warisan budaya Indonesia. Tak hanya masyarakat Indonesia yang bangga, pebulutangkis asal Denmark Hans Kristian Vittinghus dan Christinna Pedersen pun bangga pakai batik.

Batik Cirebon Pada malam gelaran welcome dinner Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013 di Ball Room Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6). Vittinghus menggunakan batik Cirebon. Sedangkan Christinna Pedersen mengenakan batik yang bercorak mega mendung.

Menurut Vittinghus, ndonesia harus sering-sering memamerkan budaya batiknya kepada dunia melalui acara olahraga semacam ini Batik Cirebon.

“Saya senang sekaligus bangga menggunakan batik. Tahun lalu, DIOSSP bertema Superhero, saat ini Batik, ini sangat menarik,” ucapnya seperti dikutip laman resmi Djarum Indonesia Open

Lanjut pemain yang turun di nomor tunggal putra ini, dirinya hanya menemukan batik di Indonesia. Dan ia senang bisa menjadi bagian dari 15 atlet yang terpilih untuk mengunakan batik di malam Gala Dinner itu.

“Saya harap Indonesia sering-sering mempromosikan kebudayaannya dalam tiap gelaran DIOSSP, termasuk batik,” tuturnya.

Sementara itu, Christinna mengakui menyukai konsep welcome dinner yang diadakan di DIO. Setiap tahun selalu mengenalkan konsep berbeda.

Batik Cirebon Atlet yang berpasangan dengan Joachim Fischer Nielsen yang meraih medali perunggu Olimpiade 2012 ini mengaku, jika ada tawaran untuk menjadi duta batik, ia sepertinya akan bersedia.

“Menjadi duta atau model baju batik? Kalau untuk sekedar iseng, saya akan bersedia,” pungkasnya

Batik Cirebon Pada malam gelaran welcome dinner Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013 di Ball Room Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6). Vittinghus menggunakan batik Cirebon. Sedangkan Christinna Pedersen mengenakan batik yang bercorak mega mendung.

Menurut Vittinghus, ndonesia harus sering-sering memamerkan budaya batiknya kepada dunia melalui acara olahraga semacam ini Batik Cirebon.

“Saya senang sekaligus bangga menggunakan batik. Tahun lalu, DIOSSP bertema Superhero, saat ini Batik, ini sangat menarik,” ucapnya seperti dikutip laman resmi Djarum Indonesia Open

Lanjut pemain yang turun di nomor tunggal putra ini, dirinya hanya menemukan batik di Indonesia. Dan ia senang bisa menjadi bagian dari 15 atlet yang terpilih untuk mengunakan batik di malam Gala Dinner itu.

“Saya harap Indonesia sering-sering mempromosikan kebudayaannya dalam tiap gelaran DIOSSP, termasuk batik,” tuturnya.

Sementara itu, Christinna mengakui menyukai konsep welcome dinner yang diadakan di DIO. Setiap tahun selalu mengenalkan konsep berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *