Wagub : Jabar Perlu Pemekaran Kabupaten Baru Batik Cirebon

7 Juli 2013, Comments: 0

batik-cirebon-capBatik Cirebon-Wagub : Jabar Perlu Pemekaran Kabupaten Baru Batik Cirebon..-Jawa Barat masih butuh pemekaran 9-10 kabupaten baru. Kondisi tersebut memungkinkan pengembangan wacana pembentukan Kabupaten Cirebon Timur dan beberapa daerah pemekaran lain.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf di sela-seka kunjungannya ke sentra batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Sabtu (19/1). “Jawa Barat saat ini hanya punya 26 kabupaten. Masih jauh dibandingkan Jawa Tengah dan jawa Timur yang sudah lebih dari 35 kabupaten,” ujarnya.

Meski demikian, tambah Dede, pemekaran masih perlu menempuh prosedur sesuai aturan yang berlaku. Artinya pembentukan Kabupaten Cirebon Timur, Bandung Timur, Bogor Barat, Sukabumi Selatan dan dan beberapa daerah lain masih harus menunggu beberapa tahun lagi.

“Semua harus dikaji dulu dan kita hanya sebatas mengajukan usulan. Keputusan tetap ada di pusat,” ucapnya. (A-178/A-107)***

 

Batik Cirebon Pusat Grosir Batik  Trusmi adalah pusat industri batik dan wisata kuliner Cirebon terpelihara. Tidak hanya wisatawan lokal yang datang ke kampung ini, tetapi pelancong dari mancanegara seperti Jepang, Amerika, dan Australia.

Pusat Grosir Batik  Trusmi terletak di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, yaitu sekitar 4 km dari Kota Cirebon kearah barat menuju Kota Bandung. Di desa Trusmi dan sekitarnya terdapat lebih dari 3000 tenaga kerja atau pengrajin batik. Tenaga kerja batik tersebut berasal dari beberapa daerah yang ada di sekitar desa Trusmi, seperti dari desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali dan Kalitengah.

Tentang Nama Batik Trusmi

Kisah membatik desa Trusmi berawal dari peranan Ki Gede Trusmi. Salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati ini mengajarkan seni membatik sembari menyebarkan Islam. Sampai sekarang, makam Ki Gede masih terawat baik, setiap tahun dilakukan upacara cukup khidmat, upacara Ganti Welit (atap rumput) dan Ganti Sirap setiap empat tahun.

Batik Cirebon Disepanjang jalan utama yang berjarak 1,5 km dari desa Trusmi sampai Panembahan, saat ini banyak kita jumpai puluhan showroom batik. Berbagai papan nama showroom nampak berjejer menghiasi setiap bangunan yang ada di tepi jalan. Munculnya berbagai showroom ini tak lepas dari tingginya minat masyarakat terutama dari luar kota terhadap batik Cirebon.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *