3,5 Juta Masyarakat Bekerja di Usaha Batik Indonesia

6 Agustus 2013, Comments: 0

batik-indonesia-cirebon-batik-terpanjang-di-indonesiaBatik Indonesia-3,5 Juta Masyarakat Bekerja di Usaha Batik Indonesia.Batik Indonesia ber­kem­bang pesat. Batik bahkan menjadi ikon utama tanah air. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun meng­ungkapkan apresiasinya kepada sejumlah pihak berperan besar dalam me­ngem­bangkan batik Indonesia.

 

Batik Indonesia ”Saya menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas jerih payah bapak/ibu dalam upaya memajukan dan mengem­bangkan batik dan perbatian. Batik berkembang pesat, baik dari sisi kualitas, corak, warna maupun keindahannya,” jelas SBY dalam sambutannya saat membuka Gelar Batik Nusantara 2013, di Jakarta Convention Centre (JCC), ke­marin (17/7) Batik Indonesia.

 

Batik Indonesia SBY memaparkan industri batik juga memiliki nilai ekonomi terus meningkat. Penghasilan ekonomi tersebut diterima sejumlah pihak, seperti pengelola industri, pengrajin hingga pedagang. Karena itu, industri batik memberikan kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penghasilan rakyat. ”Berda­sarkan catatan kami, ada 3,5 juta rakyat Indonesia bekerja di usaha batik. 500 ribu orang langsung dan 3 juta (secara) tidak langsung,” paparnya.

 

Di samping itu, SBY juga bersyukur karena saat ini batik telah mendunia. Bahkan dunia internasional mengiden­tifikasi Indonesia dengan ciri khas batik­nya. Batik pun menjadi salah satu busana formal kerap dikenakan dalam sejumlah acara, baik dalam negeri maupun luar negeri. Karena itu, hampir dalam setiap acara kenegaraan, SBY kerap meng­gunakan Batik Indonesia.

 

”Dunia makin mencintai batik Indonesia. Dalam acara bilateral saya dengan pemimpin dunia, kami sering gunakan batik. Demikian juga acara mulitilateral, misalnya kita jadi tuan rumah ASEAN, atau perhelatan internasional lainnya, saya hampir selalu berikan cinderamata kepada tamu-tamu negara berupa batik,” jelasnya.

 

Secara pribadi, lanjut SBY, dirinya dan Ibu Negara Ani Yudhoyono juga meng­gemari batik Indonesia. Dia menuturkan, dia bersama sang istri kerap mengenakan batik dalam saat bepergian ke sejumlah daerah di Indonesia. Dia juga tidak jarang membeli batik saat berkunjung ke suatu daerah di tanah air.

 

Batik Indonesia ”Saya dan istri, jalan kemana pun di In­donesia dari satu kabupaten ke kabu­paten lain, kota ke kota lain, di samping melihat para perajin. Kami juga beli batik di mana pun di seluruh Indonesia. Kami harus katakan bahwa batik kita memang makin indah, bagus, makin berkualitas,” ujarnya.

 

SBY pun berharap penggantinya nanti juga mencintai Batik Indonesia. ”Saya dan Ibu Ani sangat mencintai batik. Kami bangga dengan batik Indonesia. Alham­dulillah, batik juua meningkatkan peng­hasilan perajin di seluruh Indonesia. Saya dan Bu Ani tulus dalam mengembangkan batik. Mudah-mudahan pengganti saya nanti bisa ikut mencintai batik Indonesia,” imbuhnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Presiden SBY dan Ibu Ani menerima Penghargaan Griya Pusaka dari Yayasan Batik Indonesia. Presiden SBY dinilai turut berperan dalam melestarikan batik di Indonesia dan Ibu Ani dalam mempertahankan kekayaan dan kearifan lokal batik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita Batik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *