Belajar Mem-batik Indonesia di Basel

17 Agustus 2013, Comments: 0

batik indonesia di baselbatik Indonesia – Belajar Membatik Indonesia di Basel.Kegiatan membatik atau menulis motif batik di atas selembar kain merupakan hal yang istimewa dan menarik untuk tiap pelakunya. Khususnya kita Bangsa Indonesia yang bangga atas keanekaragaman seni dan budaya yang tiada duanya. Namun bagaimana reaksi para Warga Negara Asing dalam hal ini penduduk lokal di Basel yang dengan riang gembira mengikuti kegiatan membatik di wilayahnya. Aktivitas membatik ini sendiri dilakukan dalam rangka memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada warga swiss dalam hal ini penduduk Basel agar mereka bisa lebih mengenal sosok Indonesia dalam bidang kesenian.

batik Indonesia Kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu diadakan atas kerjasama KBRI Swiss di Bern dengan warga Indonesia yang berdomisili di Basel. Melihat keantusiasan mereka tentu kami warga indonesia tidak menyangka akan ketertarikan para WNA dalam mengikuti kegiatan yang berlangsung di sebuah aula milik organisasi sosial ternama di Basel. Bahkan mereka sangat menikmati jalannya proses membatik sampai selesai dimana ada rasa kebanggaan yang terlihat disaat mereka memamerkan hasil karyanya yang memuaskan batik Indonesia .

Kami pun sebagai WNI ikut merasa bangga karena ternyata warga basel sendiri sangat mencintai produk dan karya anak bangsa dimana tiap tahunnya terdapat sebuah agenda Penjualan Produk Indonesia yang sengaja diperdagangkan di sebuah Departement Store ternama di Swiss. Globus sendiri merupakan tempat para konglomerat swiss berbelanja meski warga biasa yang mengutamakan kualitas pun tidak jarang terlihat berseliweran disana. Banyak produk asli Indonesia yang dipamerkan disana, dimana produk tersebut didatangkan langsung dari Indonesia dan dibandrol dengan harga yang luar biasa mahalnya.

batik Indonesia Contohnya saja karung beras bekas yang dijadikan ornamen untuk desain interior bahkan dihargai sama seperti dua karung beras di Indonesia yaitu sekitar 500.000 rupiah hanya untuk karungnya saja. Betapa produk kita sangat dihargai di Swiss, banyak warga swiss yang sengaja datang untuk membeli beberapa ornamen hiasan maupun peralatan rumah tangga ala Indonesia meski harganya selangit namun tidak mengurungkan niat mereka untuk tetap menggunakan produk indonesia karena mereka cinta akan keanekaragaman seni dalam tiap ukiran yang dibuat oleh tangan-tangan orang indonesia.

batik Indonesia Berikut ulasan ringan yang saya buat, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 68 sudah sepantasnya kita sebagai WNI ikut serta melestarikan budaya dan mencintai produk buatan anak negeri sebagai suatu apresiasi untuk mereka agar bangsa ini bisa mandiri nantinya dan tidak bergantung pada produk-produk asing karena kalau tidak dimulai dari kita lalu siapa lagi yang bisa diharapkan. Untuk itu saya ucapkan “Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 68″ tetaplah berjaya Indonesiaku, tunjukkan pada dunia kau adalah bangsa yang besar dan bisa keluar dari kebodohan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *