Dede Mizwar Belanja Batik Cirebon, Perajin Senang Oleh: Jaka Permana

30 Agustus 2013, Comments: 0

batik-cirebon-batik-indonesia-batik-trusmi-cirebon-tulis-murah-scraft-silkDede Mizwar Belanja Batik Cirebon, Perajin Senang Oleh: Jaka Permana .Dalam kesempatan tersebut, Deddy Mizwar yang juga orang nomor dua di Jabar ini mendapat kesempatan untuk membuka secara resmi pameran dan bazar bertemakan produk lokal itu. Usai membuka acara tersebut, dia tak sabar untuk mengeliling stan demi stan.

Selama perjalanan, mata pria yang akrab disapa Demiz ini, tak lepas untuk mencari batik. Dia pun sempat meminta ajudannya untuk mencarikan stan batik. “Batik mana batik,” kata Demiz sambil berjalan menuju stan demi stan di acara itu, Kamis (25/7/2013).

Di tengah perjalanan, Demiz akhirnya menemukan stan Batik Cirebon. Dia langsung masuk dan melihat-lihat kain batik yang ada di stan tersebut. Deddy pun membuka batik untuk melihat corak favoritnya.

“Ini berapa harganya,” ungkap Demiz sambil membentangkan batik corak berwarna biru.

Pemilik stan Batik Cirebon tersebut terkesima. Dia malu-malu untuk memberikan bandrol kepada pejabat Pemprov Jabar itu. “Ini gratis pak,” jawab pemilik stan, Masniri (61).

Mendengar jawaban pemilik stan, Demiz enggan jika kain batik yang disukainya itu dibawa secara gratis. “Oh, jangan gratis,” tutur Deddy melanjutkan percakapan.

Batik Cirebon Sementara, salah seorang panitia masuk ke stan tersebut dan berjanji akan membayar kain yang dibeli Deddy Mizwar. Pemilik stan pun hanya bisa terdiam karena tempatnya disesaki para pengunjung dan fotografer.

“Saya pengrajin batik asal Cirebon. Seluruh batik ini saya yang buat. Tadi pak Wagub mengambil dua kain batik yakni batik tiga dimensi dan batik corak burung merak,” ujar Masrini.

Batik Cirebon Masrini mengaku senang stannya bisa dikunjungi orang penting seperti Deddy Mizwar. Bahkan dia tidak peduli batik yang diboyong Deddy Mizwar akan dibayar atau tidak.

“Saya sangat senang sudah didatengin juga. Tadi dua kain yang diambil itu harga per kainya Rp300 ribu. Tapi enggak apa-apa mau digratisin juga,” kata dia Batik Cirebon.

“Ini berapa harganya,” ungkap Demiz sambil membentangkan batik corak berwarna biru.

Pemilik stan Batik Cirebon tersebut terkesima. Dia malu-malu untuk memberikan bandrol kepada pejabat Pemprov Jabar itu. “Ini gratis pak,” jawab pemilik stan, Masniri (61).

Mendengar jawaban pemilik stan, Demiz enggan jika kain batik yang disukainya itu dibawa secara gratis. “Oh, jangan gratis,” tutur Deddy melanjutkan percakapan.

Batik Cirebon Sementara, salah seorang panitia masuk ke stan tersebut dan berjanji akan membayar kain yang dibeli Deddy Mizwar. Pemilik stan pun hanya bisa terdiam karena tempatnya disesaki para pengunjung dan fotografer.

“Saya pengrajin batik asal Cirebon. Seluruh batik ini saya yang buat. Tadi pak Wagub mengambil dua kain batik yakni batik tiga dimensi dan batik corak burung merak,” ujar Masrini.

Batik Cirebon Masrini mengaku senang stannya bisa dikunjungi orang penting seperti Deddy Mizwar. Bahkan dia tidak peduli batik yang diboyong Deddy Mizwar akan dibayar atau tidak.

“Saya sangat senang sudah didatengin juga. Tadi dua kain yang diambil itu harga per kainya Rp300 ribu. Tapi enggak apa-apa mau digratisin juga,” kata dia Batik Cirebon.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *