Batik Cirebon - Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon

20 September 2013, Comments: 0

batik-trusmi-cirebon-kp-siang-malam-promoBatik Cirebon – Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon.Batik cirebon mungkin masih terdengar asing. Batik ini bisa dikatakan hampir tenggelam di tengah gempuran batik dari berbagai wilayah di pulau Jawa, seperti Batik Pekalongan, Lasem, Solo, Madura, Cirebun, atau Tasik.

Batik Cirebon Dari sisi corak maupun motif, Batik cirebon memiliki ciri khas dengan ragam hias sesuai dengan kesenangan atau selera masyarakat cirebon. Warnanya pun didominasi warna yang ngjreng, seperti merah, kuning atau oranye. Hal ini tentu saja karena pengaruh unsur-unsur kebudayaan Cina.

Salah satu motif yang dikenal di kalangan warga cirebon ialah motif pucuk rebung atau tumpal. Motif ini bisa dijumpai saat acara pemilihan Abang-None di Jakarta.

Batik Cirebon Selain memiliki corak yang khas dan unik, batik cirebon juga diyakini memiliki potensi menyaingi keberadaan batik dari daerah lain. Untuk mewujudkannya tentu harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemprov DKI Jakarta.

Karenanya, Pengurus Keluarga Batik Betai (KBB), Shanda Candradini mengatakan, meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan batik cirebon. Dengan begitu, Shanda berharap, batik cirebon bisa merambah ke seluruh Indonesia maupun mancanegara. Sejauh ini, kata Shanda, pihaknya sudah berupaya memperkenalkan batik cirebon ke kawasan Asia.

“Kalau bisa menyaingi Pekalongan. Dan itu juga sudah pernah dipamerkan ke luar negeri,” ujar Shanda, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/6).

Batik Cirebon Saat ini, perajin yang serius menekuni batik cirebon jumlahnya sekitar 10 perajin yang tersebar di enam lokasi seperti, Marunda, Kemayoran, Rawamangun, Gandaria, Terogong, dan Muara Tawar.

“Corak batik ini diambil kekhasan cirebon, seperti Monas, Pitung, Tanjidor, tapi belum dikukuhkan hanya motif sendiri. Ciri khasnya yakni warna yang mencolok. Intinya lebih ke batik kontemporer,” kata Shanda.

menanggapi hal tersebut,  Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berencana menyiapkan tempat workshop pengembangan batik cirebon. Beberapa lokasi, saat ini tengah dikaji untuk menyelenggarakan workshop. “Salah satu lokasi yang disiapkan di Marunda. Batik cirebon memang harus  berproduksi di sini dan kita punya kekuatan untuk itu,” kata Jokowi.

Sedangkan uuntuk media promosi, lanjut Jokowi, pihaknya akan menyediakan gedung UKM milik Pemprov DKI di kawasan Tanahabang. “Untuk penjualan, kami siapkan di gedung UKM yang baru diperbaiki,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *