Intip Busana Batik Cirebon Para Kontestan Miss World 2013

17 September 2013, Comments: 0

 

VIVAlife – Batik Cirebon Serangkaian acara kontes kecantikan ratu sejagad, Miss World 2013 sudah dimulai di Bali. Panitia menegaskan bahwa kontes tersebut akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Batik Cirebon

Intip Busana Batik Cirebon Para Kontestan Miss World 2013

“Acara tetap berlangsung karena tidak mungkin memindahkan lokasi atau menghentikan acara,” ujar Direktur PT Global Mediacom Tbk yang juga salah satu ketua panitia penyelenggara, Budi Rustanto di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Batik Cirebon – Dia juga menegaskan bahwa tudingan negatif mengenai adanya eksploitasi tubuh di kontes itu tidak lah benar. “Kami coba negosiasikan dengan pemilik lisensi, karena tujuan kami bagaimana kami merancang Miss World 100 persen budaya Indonesia. Mereka mendukung,” tambahnya.

Batik Cirebon – Budi juga mengatakan bahwa dalam negosiasi tersebut telah dicapai kesepakatan: tidak ada peserta Miss World yang mengenakan bikini. Sebagai gantinya, pada sesi Beach Fashion, para kontestan akan mengenakan sarung Batik Cirebon.

Batik Cirebon – Sedangkan pada sesi Top Model, sebanyak 48 perancang busana Batik Cirebon Indonesia didaulat mendandani para kontestan. Diantaranya desainer asal Bali Dwi Iskandar. Saat dihubungi VIVAlife, salah satu desainer asal Bali Dwi Iskandar mengatakan bahwa dirinya ditunjuk membuatkan busana Batik  untuk kontestan dari Georgia, Tamar Shedania dan dari Malta, Donnha Borg.

Dari tema besar Byzantine, Dwi akan mengusung Batik Batik Cirebon Tuban, Jawa Timur untuk dua kontestan tersebut. Dikutip dari situs Miss World, selain Dwi, nama besar lain yang juga terlibat adalah Agnes Budhisurya dan Anne Avantie. Berikut beberapa sketsa rancangan Batik Cirebon yang akan dikenakan kontestan.

Batik Cirebon – Dia juga menegaskan bahwa tudingan negatif mengenai adanya eksploitasi tubuh di kontes itu tidak lah benar. “Kami coba negosiasikan dengan pemilik lisensi, karena tujuan kami bagaimana kami merancang Miss World 100 persen budaya Indonesia. Mereka mendukung,” tambahnya.

Batik Cirebon – Budi juga mengatakan bahwa dalam negosiasi tersebut telah dicapai kesepakatan: tidak ada peserta Miss World yang mengenakan bikini. Sebagai gantinya, pada sesi Beach Fashion, para kontestan akan mengenakan sarung Batik Cirebon.

Sedangkan pada sesi Top Model, sebanyak 48 perancang busana Batik Cirebon Indonesia didaulat mendandani para kontestan. Diantaranya desainer asal Bali Dwi Iskandar. Saat dihubungi VIVAlife, salah satu desainer asal Bali Dwi Iskandar mengatakan bahwa dirinya ditunjuk membuatkan busana Batik Cirebon untuk kontestan dari Georgia, Tamar Shedania dan dari Malta, Donnha Borg.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *