Sandal Batik Cirebon, Pengrajin Cirebon Bidik Pasar Asia

8 September 2013, Comments: 0

Batik Cirebon Trusmi – CIREBON,Perajin sandal di Kabupaten Cirebon Jawa Barat kini kembali bertekad melakukan ekspor sandal karet spons ke Kawasan Asia seperti yang sering dilakukan para perajin sandal sebelum krisis ekonomi 1998 melanda dan menyebabkan permintaan (ekspor) sandal lenyap.

batik cirebon

Sandal Batik Cirebon, Pengrajin Cirebon Bidik Pasar Asia

Batik Cirebon Trusmi – Para perajin sandal di sentra kerajinan sandal Kebarepan Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon kini membuat konsep baru sandal karet spons dengan memberikan kain bermotif batik pada lapisan luar sandal sehingga terlihat lebih menarik.

Batik Cirebon Trusmi – Salah satu perajin sandal karet spons bermotif batik di Kabupaten Cirebon Agus Tedi mengatakan dirinya memulai membuat sandal bermotif batik pada 2007 lalu, ketika dirinya diminta oleh orang tuanya untuk meneruskan usaha keluarga (kerajinan sandal).

Dia menuturkan belajar dari pengalaman orang tuanya yang tidak lagi membuat sandal untuk memenuhi permintaan konsumen di sejumlah negara di Asia, dirinya membuat sebuah terobosan membuat sandal bermotif batik untuk memikat konsumen di Kawasan Asia.

Batik Cirebon Trusmi – “Para perajin sandal dulu membuat sandal karet spons polos, dan itu cukup banyak diminati konsumen di Kawasan Asia, kemudian pesanan sandal beberapa tahun vakum [paska krisis moneter 1998], maka perlu corak baru agar sandal dari Cirebon kembali diminati,” katanya, Sabtu (22/6/2013).

Agus mengungkapkan pemberian kain bermotif batik pada sandal karet spons yang biasa dibuat oleh ayahnya, ternyata cukup diminati pembeli lokal sejak mulai dibuat pada 2007 silam usai dirinya lulus dari sekolah kejuruan di Cirebon.

Batik Cirebon Trusmi – Sandal Bermotif Batik Memenuhi Kebutuhan Lokal

Batik Cirebon Trusmi – “Pesanan sandal bermotif batik dari untuk memenuhi kebutuhan lokal rata-rata tiap bulannya mencapai 1.000 pasang, dan sekarang kami ingin merambah pasar Asia seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Agus menambahkan kini dirinya sering mendapat pesanan sandal bermotif batik dari beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Korea walaupun dalam jumlah yang belum terlalu banyak (kisaran ratusan).

Batik Cirebon Trusmi – “Konsumen dari negara-negara di Kawasan Asia kebanyakn untuk contoh produk, sepertinya mereka masih ingin membaca pasar di negaranya adapakah setelah diberi motif batik sandal karet spons dari Cirebon kembali diminati seperti sebelumnya,” tambahnya.

Agus mengatakan kembali adanya pesanan sandal bermotif batik dari konsumen di Kawasan Asia merupakan satu pertanda baik, kalau hasil kerajinan sandal di Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar merambah pasar ekspor baik negara-negara di Asia, Eropa ataupun Amerika.

Batik Cirebon Trusmi – “Pemberian kain batik pada sandal karet spons ternyata cukup menarik minat konsumen di luar Indonesia, dan kami berharap pesanan dari luar negri terus datang,” katanya.

Batik Cirebon Trusmi – Agus mengungkapkan penempelan kain bermotif batik pada sadal sengaja dipilih salah satu motif batik yang paling dikenal di Cirebon yaitu motif batik mega mendung dengan tujuan selain membangkitkan sektor usaha kerajinan sandal juga mempromosikan kekayaan budaya Cirebon (batik).

“Koleksi kami untuk dipajang kebanyakan motif batik megamendung, akant tetapi produk yang dibuat masih bisa disesuaikan dengan pemesan baik dari motif maupun bentuk sandalnya,” ujarnya. Batik Cirebon Trusmi

sumber : (bisnis-jabar.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *