Batik Cirebon - Motif Batik Pacitan Belum Terdaftar di HKI

1 Oktober 2013, Comments: 0

batik cirebon batik trusmi batik indonesia grosir murahBatik Cirebon – Motif Batik Pacitan Belum Terdaftar di HKI.Motif batik “Pace” yang diklaim sebagai corak asli kerajinan batik tulis di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur sampai saat ini belum mendapat hak paten dari pemerintah.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pacitan, M Afandi, Rabu, menanggapi program pengembangan sentra kreatif yang diluncurkan pemerintah pusat.

Batik Cirebon “Sudah kami daftarkan ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM dua tahun lalu, tapi belum turun,” kata Afandi.

Afandi menjelaskan, pihaknya sudah mendaftarkan hak paten motif batik buah pace (mengkudu) sejak tahun 2011.

Namun sampai saat ini, nama motif pace dari Kabupaten Pacitan belum kunjung muncul di
Batik Cirebon laman website Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM.

Belum adanya nama Pacitan dalam laman internet milik Kemenkumham tersebut menunjukkan bahwa putusan HKI belum ada/keluar.

Buah mengkudu sendiri menjadi salah satu simbol Kabupaten Pacitan, karena nama Pacitan berasal dari dua suku kata ‘pace’ dan ‘sepangetan’.

Terkait dengan HKI, cerita Afandi, Kabupaten Pacitan memiliki pengalaman buruk, yakni saat salah satu produk seni tradisional mereka, tarian “kethek ogleng” akhirnya diklaim daerah lain.

Batik Cirebon Padahal tarian tersebut menurut versi Afandi diciptakan oleh salah satu warga Kecamatan Nawangan.

Afandi mengungkapkan jika kemudian HKI atas motif batik buah mengkudukeluar, pihaknya mempersilahkan masyarakat di Kabupaten Pacitan mempergunakannya.

Karena pengajuan HKI atas motif itu dilakukan semata-mata hanya untuk menghindari klaim dari pihak-pihak tertentu dikemudian hari.

Batik Cirebon “Kalau itu (HKI) sudah ada, silahkan digunakan masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *