Batik Cirebon : Motif dan Filosofi Batik Cirebon

26 Oktober 2013, Comments: 0

batik-cirebon-trusmi-blus-jumbo-murahBatik Cirebon : Motif dan Filosofi Batik Cirebon.Busana adalah cerminan identitas, watak, dan kondisi sosial ekonomi pemakainya, juga merupakan indikator moral dan budaya suatu bangsa. Bagi mayoritas masyarakat Cirebon yang beragama Islam, busana selain alat pelindung tubuh yang vital (penutup aurat), juga harus bernilai keindahan dan kesopanan. Kain batik adalah salah satu busana tradisional Cirebon yang menjadi komoditas industri seiring dengan meningkatnya ekonomi masyarakat di akhir Abad 19 awal abad 20an.

Saat itu Batik Cirebon diproduksi dibeberapa tempat baik dalam kota maupun luar kota Cirebon. Didalam kota Cirebon batik diproduksi di lingkungan keraton Kasepuhan, keraton Kanoman, dan keraton Kacirebonan, Kaprabonan, serta kampung Kanduruan yang mayoritas penduduknya etnis Cina. Sedangkan diluar kota Cirebon terdapat para pengrajin batik seperti di daerah Plumbon, Trusmi, Plered, Kalitengah, dan Battembat. Pengrajin batik juga terdapat di daerah Paoman Indramayu dan Cigugur Kuningan. Kini sentra industri Batik Cirebon yang masih bertahan dipusatkan di desa Trusmi Kabupaten Cirebon, sehingga masyarakat menganggap bahwa Batik Cirebon identik dengan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *