Trusmi Akan Dikembangkan Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Jawa Barat Batik Cirebon

9 November 2013, Comments: 0

batik-cirebon-Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-banget-bangetBatik CirebonTrusmi Akan Dikembangkan Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Jawa Barat .Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) berencana mengembangkan empat titik pusat kerajinan kota baru yang dijadikan tujuan wisata. Keempat daerah itu adalah Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi, dan Bogor. Ketua Dekranasda Jabar Netty Heryawan mengatakan, Dekranasda berencana menjadikan empat titik pusat kerajinan di Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi, dan Bogor sebagai destinasi wisata di Jawa Barat. Ke empat destinasi tersebut, nantinya menawarkan berbagai keunggulan produk kerajinan yang dihasilkan dari kawasan tersebut.

“Salah satu daerah di Cirebon yang akan kami kembangkan adalah kawasan Trusmi. Kawasan tersebut akan kami kemas, menjadi tempat tujuan wisata diantaranya terdiri dari batik cirebon pengrajin batik, batik grosir, pengrajin kain batik, produksi batik trusmi. Begitupun dengan daerah lainnya,” jelas Netty Heryawan seusai pembukaan Pameran BUMN di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, kemarin.
Menurut dia, empat kawasan itu dinilai memiliki potensi kerajinan yang patut di jual kepada wisatawan domestik dan wisatawan asing. Di Tasikmalaya, nyaris semua jenis kerajinan di produksi olah masyarakat Tasikmalaya. Mulai dari aksesori, fesyen, kuliner, dan produk handmade lainnya.
Begitupun di Bogor dan Bekasi. Dua kawasan tersebut memiliki potensi kerajinan cukup besar. “Bogor dan Bekasi memiliki kedekatan geografis dengan Jakarta. Kedua daerah tersebut, diharapkan menjadi jendela bagi Jawa Barat,” tutur Netty.
Saat ini, lanjut dia, keempat kawasan tersebut telah melalui tahapan pembangunan. Walaupun demikian, Netty belum bisa memastikan kapan keempat daerah tersebut siap menjadi destinasi wisata. Beberapa hal yang akan dibenahi misalnya, infrastruktur, ikon daerah pada kawasan tersebut, serta penataan kawasan.
Dekranasda, lanjut Netty, telah menjalin komunikasi dengan dinas terkait di daerah masing- masing. Termasuk berkomunikasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi perjalanan wisata (Asitas), dan travel agent. “Ke depan, travel agent harus menyertakan destinasi wisata ini di salah satu paket perjalanan yang sertakan kepada wisatawan untuk di kunjungi,” ucap dia.
Perwakilan Koordinator Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN Jabar Harmon Yero mengatakan, lembaga koordinasi penyalur PKBL BUMN terus berupaya meningkatkan kualitas UMKM di Jabar melalui penyaluran dana bergulir (Program Kemitraan).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *