Tantri "Kotak" Siap Jadi Duta Ebatik Blus Kantor Sogan Batik Cirebon

14 Desember 2013, Comments: 0

tantri kotak memakai ebatik blus kantor sogan batik cirebonBatik Cirebon – Tantri “Kotak” Siap Jadi Duta Ebatik Blus Kantor Sogan Batik Cirebon.Vokalis grup band “Kotak” Tantri Syalindri Ichlasari mengaku bangga mengenakan pakaian bermotif batik dan siap menjadi duta batik Cirebon.

“Mau `banget` jadi duta batik,” katanya saat ditemui wartawan di sela-sela peringatan Hari Batik Nasional, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cirebon, Rabu.

Dia mengaku memiliki banyak koleksi baju Ebatik Blus Kantor Sogan Batik Cirebon dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Cirebon, Trusmi.

Akan tetapi, kata dia, baju Ebatik Blus Kantor Sogan Batik Cirebon baru kali ini dimilikinya.

“Saat diundang ke sini, saya tidak membawa baju batik, namun ternyata panitia memberikannya. Saya tidak menolak untuk menggunakan baju batik ini, apalagi ini buatan siswa SMAN 1 Cirebon, untuk apa malu menggunakan batik,” katanya.

Menurut dia, saat ini banyak dijumpai baju batik dengan berbagai desain yang menarik.

“Saya kira membatik itu mudah, ternyata sulit, lebih mudah bernyanyi dari pada membatik,” kata Tantri yang menyempatkan diri membubuhkan tanda tangannya pada kain mori yang dia gunakan untuk membatik dengan canting.

Peringatan Hari Batik Nasional di SMAN 1 Cirebon ini dihadiri Bupati Cirebon Achmad Husein yang sekaligus membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Saat ditemui wartawan, Achmad Husein mengharapkan masyarakat Cirebon semakin mengenal dan bangga terhadap batik Cirebon.

“Dengan kegiatan ini, kita semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas kita sehingga dapat bersaing dengan pembatik-pembatik dari luar daerah,” katanya.

Oleh karena itu, dia mengharapkan pembatik khas Cirebon harus mau belajar karena daerah lain yang menghasilkan batik memiliki berbagai kelebihan seperti Purbalingga memiliki kelebihan di tenaga pembatiknya dan Pekalongan memiliki kelebihan dalam ketersediaan konveksinya.

“Seperti orang Jepang, segala sesuatunya mau belajar dari orang lain,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Batik Nasional SMAN 1 Cirebon, Afifah Intan Widuri mengatakan bahwa SMAN 1 Cirebon mungkin merupakan satu-satunya sekolah di Kabupaten Cirebon yang menyelenggarakan kegiatan ini.

Menurut dia, hal itu disebabkan SMAN 1 Cirebon merupakan satu-satunya sekolah di Kabupaten Cirebon yang memberikan muatan lokal berupa Seni Membatik dan lulusannya akan mendapat sertifikat membatik.

“Kegiatan ini kami beri nama `Bigar Geliat Seribu Pembatik`. Kami selenggarakan kegiatan membatik massal yang melibatkan 1.000 siswa, baik dari SMAN 1 Cirebon maupun sekolah lain,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menggelar pelatihan membatik bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan SMA, seminar/lokakarya batik, pemilihan duta batik, melukis di dinding dengan motif batik, lomba membuat kerajinan dari kain batik, dan lomba desain canting (alat untuk membatik).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *