Batik Indonesia - GIK Gelar Fabulous Batik of Java

19 Februari 2014, Comments: Komentar Dinonaktifkan pada Batik Indonesia – GIK Gelar Fabulous Batik of Java

Batik Indonesia – Galeri Indonesia Kaya yang berkomitmen untuk terus memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia, menyelenggarakan Hello! Happy Hour yang berkerja sama dengan Majalah Hello! Indonesia. Acara yang mengangkat tema “Fabulous Batik Of Java” ini dilangsungkan pada Kamis, 13 Februari 2014, bertempat diAuditorium Galeri Indonesia Kaya, Lantai 8 West Mall Grand Indonesia Jakarta.
“Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi yang telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama dan telah diakui oleh dunia internasional. Ada begitu banyak filosofi penting yang terkandung dalam beragam motifnya. Saat ini batik tidak hanya dipakai oleh kalangan tertentu, namun juga telah merambah dunia mode yang semakin mengukuhkan batik sebagai warisan bangsa yang patut kita apresiasi dan banggakan,” tutur Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Selama 1,5 jam, para pengunjung Galeri Indonesia Kaya diajak untuk lebih mengenal batik,mulai dari rekam jejak tempo dulu hingga pemakaiannya dalam dunia mode masa kini. Iwet Ramadhan akan membawakan sebuah talkshow tentang sejarah batik Jawa, mulai dari sejarahnya, jenis-jenis batiknya, hingga arti yang terkandung di dalamnya.

“Meskipun batik telah ditetapkan sebagai warisan dunia milik Indonesia, tak dapat dipungkiri ragam corak dan warna batik juga dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing yang dibawa para pedagang asing ke nusantara. Ada banyak pemahaman yang salah di masyarakat kita yang mengangkap batik asli milik Indonesia tanpa mempertimbangkan akulturasi budaya pada masa lampau yang turut memperkaya batik,” tutur Iwet Ramadhan.

Selain Iwet Ramadhan, pembahasan mengenai batik juga dilengkapi oleh pemaparan Nonita Respati dari Purana dan Bai Soemarlono dari Populo Batik. Keduanya membahas batik dalam dunia mode Indonesia di masa sekarang.

“Batik tak lagi dikenal sebagai pakaian tradisional yang hanya digunakan dalam upacaraupacara besar tradisional, namun juga menjadi salah satu kekayaan kultur dalam wujud yang lebih global dan dimengerti dengan diolah menjadi produk fashion. Dengan tren busana look, cuting, dan gaya yang berbeda, batik kini hadir sebagai salah satu asset heritage dalam dunia mode dan pergelaran busana merupakan ajang yang tepat untuk memperkenalkan dan mendekatkan batik pada masyarakat dan dunia internasional,” ujar Nonita Respati dari Purana.

Acara “Fabulous Batik Of Java” ini ditutup dengan pagelaran busana dari Purana dan Populo yang menunjukkan aplikasi batik pada pakaian modern. Sebanyak 8 model mengenakan 8 pakaian modern dengan aplikasi batik koleksi Purana dan Populo Batik yang memancing decak kagum para pengunjung

Comments are closed.