Industri Batik Indonesia Pekalongan Tak Terganggu Erupsi Gunung Kelud

27 Februari 2014, Comments: Komentar Dinonaktifkan pada Industri Batik Indonesia Pekalongan Tak Terganggu Erupsi Gunung Kelud

Industri Batik Indonesia di Pekalongan Tak Terganggu Erupsi Gunung Kelud – Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, sepekan pasca erupsi Gunung Kelud, Kediri Jawa Timur, tidak membuat industri kerajinan seperti batik terganggu.

“Sementara kita belum melihat gangguan besar, saat kita ke Pekalongan itu sempat terganggu. Waktu itu sempat banjir ya, enam hari tidak bisa berproduksi namun setelah itu kembali normal,” ucap Mari di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Mari menambahkan, untuk korban bencana alam seperti meletusnya Gunung Sinabung, Gunung Kelud, serta bencana banjir diberikan pekerjaan, sehingga ketika wisatawan datang ke daerah tersebut dapat menghasilkan added value.

“Kalau kita masuk ke pascabencana tugas kami lebih banyak ke pasca bencana, antara lain di Gunung Sinabung, kita sudah membuat semacam program untuk membantu yang dalam pengungsian maupun yang terkena bencana sehingga dalam pencarian ini, kita berusaha untuk merangkul mereka, bisa juga untuk pemandu wisata, bisa juga untuk kerajinan,” paparnya.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga membantu korban ini untuk memberikan pembelajaran bagaimana memproduksi kerajinan.

“Dan itu ada kaitanya. Kalau ada wisata untuk melihat bukan bencana tapi volkano ya itu bisa kita atur dan manage dengan baik, aman kan ada pengunjung. Dan pengunjung itu akan mencari oleh-oleh itu kita melatih untuk membuat oleh-oleh bisa kuliner, bisa kerajinann bisa juga kita akan pelajari produksi kain ulosnya terganggu itu pun juga kita akan latih dan membantu mencari pasarnya,” pungkasnya.

Comments are closed.