atik Cirebon - Batik Indonesia dari Papua Diharapkan Bisa Tembus Pasar Internasional

6 Juni 2014, Comments: 0

mandela pakai ebatik sogan batik cirebonBatik Cirebon – Batik Indonesia dari Papua Diharapkan Bisa Tembus Pasar Internasional.Batik dari Papua ke depannya diharapkan mampu menembus pasar dunia, karena dari sisi ekspresi dinilai sangat sempurna. Pewarnaannya lebih berani, sangat matang, dan tajam, sehingga akan mudah diterima pasar ketimbang batik ornamen yang tampak rumit.

Batik Indonesia dari Papua memiliki keunikan seni budaya luar biasa. Ekspresi seninya tampak muncul secara spontan dari keindahan alam bumi Papua,” kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, di hadapan 25 perajin batik dari Raja Ampat, Papua, di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, Rabu 23 April 2014.

Dia mengakui, Papua sangat kaya dan unik, baik keindahan alam dan budaya serta keseniannya. Karenanya, diharapkan melalui pelatihan singkat selama 7 hari hingga 27 April nanti akan melahirkan motif batik baru khas Papua, khususnya Raja Ampat.

“Saya harapkan pelatihan ini melahirkan motif Batik Indonesia baru untuk memperkaya khasanah batik Nusantara,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu disebutkan, saat ini omzet batik nasional mencapai lebih dari Rp10 triliun dengan menyerap lebih dari 3,5 juta tenaga kerja.

“Sejak diakui UNESCO, produksi batik nasional meningkat hingga 500 persen lebih dan menjadi tulang punggungnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk para pejuang Batik Indonesia. Tidak ada sektor lain yang mengalami peningkatan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BBKB, Zulmalizar mengharapkan, para peserta dapat mengembangkan teknologi pewarnaan sintetis dengan bahan alam Papua. Dengan demikian, akan menghemat biaya produksi karena tidak perlu impor dan ramah lingkungan.

“Kami sampai saat ini masih harus impor pewarna sintetis. Padahal, bahan warna Batik Indonesia tersebar melimpah dari Aceh sampai Papua,” katanya.

Adapun, para peserta pelatihan mendapatkan materi pengetahuan teknologi, pengenalan peralatan batik cap dan tulis, pengenalan teknologi pewarnaan sintetis, dan praktik membatik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *