Batik Cirebon - Ambarrukmo Gelar Pameran Batik Indonesia Motif Tiga Negri

7 Juni 2014, Comments: 0

batik indonesia batik trusmiBatik Cirebon – Ambarrukmo Gelar Pameran Batik Indonesia Motif Tiga Negri.Memperingati hari Raden Ajeng Kartini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) mempersembahkan pameran Batik Tiga Negri by Apip Syakur di Dalem Ageng.

Acara yang berlangsung hingga tanggal 30 April 2014 ini dibuka untuk umum secara gratis dari jam 09.00-20.00 WIB.

Batik Indonesia Tiga Negri adalah batik yang diproses di tiga tempat yang berbeda sesuai dengan kespesifikan warna pada masing-masing daerah yaitu Lasem (warna merah-mengkudu), Pekalongan (warna biru-indigo), dan Yogyakarta atau Solo (warna coklat/soga-tingi).

Saat ini pun telah berkembang di daerah Banyumas, Demak, Kudus, Cirebon dan bahkan sampai ke Sidoarjo.

“Awal mulanya proses Batik Indonesia Tiga Negri adalah di daerah Lasem dengan warna merahnya. Selain dari kespesifikan warnanya selembar batik tiga negeri dapat dilihat dari kehalusan batikannya yang berbeda sesuai dengan daerah pembatikannya yaitu warna biru dari Pekalongan, batikan akan terlihat lebih halus dibandingkan dengan batikan warna merah. Sedangkan warna coklat dari Yogya atau Solo tidak membuat motif batik tetapi hanya memberikan warna coklat (soga),” jelas Malika Hesty, Public Relation RAY, Rabu (23/4/2014).

Patron motif Batik Indonesia Tiga Negeri awalnya adalah motif tradisional di daerah Lasem yaitu berupa motif lung-lungan merambat (suluran) dengan warna hanya merah dan tanpa frame.

Karena pengaruh Pekalongan, Yogya, dan Solo yang kuat maka motif batik tiga negri lebih berkonsep yaitu dengan adanya buketan, meniru gaya batik Belanda dan Cina.

Selain tiga warna yang diproses di tiga daerah, Batik Indonesia tiga negri juga memuat akulturasi tiga unsur budaya yaitu Jawa, Cina, dan Belanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *