Batik Indonesia - Libur Nyepi, Omzet Penjualan Batik Cirebon Meningkat

9 Juni 2014, Comments: 0

batik indonesiaBatik Indonesia – Libur Nyepi, Omzet Penjualan Batik Cirebon Meningkat.Para pengrajin batik indonesia di Pantura mengatakan hari libur nasional Nyepi mendongkrak omzet penjualan berbagai jenis batik tradisonal khas daerah Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ibnu Riyanto, salah seorang pemilik toko batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, kepada wartawan di Cirebon, Senin, mengatakan, libur nasional Nyepi jumlah pengunjung wisata kampung batik Cirebon meningkat, sehingga omzet penjualan naik dibandingkan hari biasanya.

Ia menjelaskan, kini mampu terjual batik tulis khas Cirebon hingga 100.000 potong, biasanya paling hanya terjual 20.000 sampai 40.000 potong kain batik, selain itu berbagai tas dan sandal batik omzetnya memuaskan.

“Tingginya minat pengunjung belanja berbagai jenis batik dan kerajinan tangan berbahan batik, kini usaha masyarakat Cirebon tersebut kembali berkembang, sebelumnya mereka sempat gulung tikar karena sepi pesanan,”katanya.

Motif yang paling diminati konsumen adalah yang dari Jawa Tengah, Cirebon, Tasikmalaya dan pantai utara Indramayu.

Ibnu Riyanto pengusaha batik lokal mengaku, usaha rakyat kerajinan batik Indonesia semakin menggairahkan, sebelumnya para perajin sempat gulung tikar karena sepi pesanan, kini setiap libur panjang kampung batik Cirebon dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

“Berbagai motif dan kreasi busana batik terus dikembangkan para pengrajin batik Indonesia, tujuannya untuk menarik konsumen sehingga penjualan batik tetap tinggi,”katanya.

Dikatakannya, motif batik mulai diminati oleh generasi sekarang. Pengrajin batik juga kini menyeseuaikan corak dengan selera konsumen dengan menampilkan berbagai kreasi baru, seperti busana muslim berbahan kain batik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *